ini bukan jeritan hati. ini juga bukan hasil observasi. tapi ini kreasi emosi

20110331

ADIK-ADIKKU

masih terlalu pagi untuk ku sebut dini hari
karna memang petang dan kabut sunyi masih menggelayuti
saat kami bocah-bocah tanpa arti sedang candai hari
inilah kami..aku dan mereka yang kusebut adik-adikku

ilmunya hanya sebatas membaca,menghitung dan menulis
sebegitu terbatasnya hingga buat ku miris
mau jadi apa mereka dengan ilmu yang hanya sejengkal garis?
dijaman yang serba 'klik' ini,masa depan mereka diujung tangis

kurus,kumal,dan aroma khas bau matahari
menatap aspal panas lelehkan kulit hingga jadi fatamorgana
berharap keindahan yang muncul kali ini
namun garis tanganya membelokkan samar bayang mimpi

renyah tawa mu bangkitkan semangatku
tangis sedih mu hancurkan hariku
deras peluhmu membuka mataku
bahwa aku masih lebih beruntung dari mereka adik-adikku

cita-cita ku tak banyak
hanya ingin buat mereka bisa tidur nyenyak dan hidup layak
andaiku sikaya dengan gelimang harta
ingin ku jadikan mereka jadi para gemilang


ini waktu mereka untuk kembali
kegubuk rapuh yang mereka huni
aku pun harus kembali,jalani hari sebagai pekerja seni
dan pasti kembali tuk adik-adikku lagi

DI'SELINGKUHI

seperti tak ada apa-apa
seperti tak ada yang dirasa
langkahnya pun tak terseok-seok
nampaknya....

aku tahu dia pilu
kernyitan dahinya yang mengadu
aku tahu dia ngilu
bahak tak wajar'nya yang mengaku

sakit kuyakin jika tersayat hati
sepi pasti rasa diri walau sedang dilingkar riuh
tapi mengapa bohongi diri,atau hanya menutup-nutupi?
jangan dibiasakan tertekan,biarkan saja mengaduh

ada sebuah hati yang memar-memar
bekas kerasnya hidup yang kian menampar
lakinya selingkuhi diri dan berkali-kali
tapi apa daya semua ia tutup-tutupi
demi sibuah hati....