aku benci acara itu,acara yang menampilkan bakat anak-anak negri,sungguh berbakat,benar-benar aktif dan raut serta senyumnya sangat cerah ceria,aku tersentuh,bangga,sekaligus iri.aku menangis haru utk mereka anak bangsa,aku menangis miris untuk diriku sendiri kenapa aku tidak bisa seperti mereka??kenapa sampai sebesar ini aku masih saja tak berguna,tak ada yang dibanggakan.utuk utarakan inginku saja aku sudah tak percaya diri benar-benar payah.
hoby yang kupunya hanya bisa aku bayangkan,talenta yang aku kira itulah bakatku pun hanya bisa aku khayalkan.terhalang oleh aturan-aturan dalam rumah ini kreasiku terhambat,kreativitasku tersumbat,karakter unikku dibunuh perlahan oleh aturan setempat.hingga akupun tersesat dalam lorong gelap dan lingkar hitam parahnya aku nyaman berada disana ketimbang satu ruangan dengan keluarga dan orang-orang dengan figur manja.
aku penari modern yang hanya setingkat rendah,aku drumer yang hanya bisa kuasai 3lagu,aku stylish yang hanya bisa mempercantik rambutku sendiri,aku pemain bilyard yang hanya memasukan kurang dari 3bola,aku penuis yg hanya dapat tuliskan kemarahan n semua orang dapat lakukan itu,
gerak mereka sangat bebas dan jujur aku yakin jika hidupku sama berwarnanya dengan mereka,tanpa kekurangan senyum,rangkul,kasih sayang,dan kebebasan berkreatifitas aku pasti bisa lebih hebat dari mereka,aku tak hanya kuasai satu tapi aku bisa melakukan beberapa,bukan untuk aku pamerkan,aku hanya ingin membanggakan kedua orang tuaku,aku ingin buktikan pada mereka bahwa aku bisa.dan hal kecil ini bukan suatu hal sia-sia
karna hal besarpun smwa berawal dari hal kecil,,tapi mereka tak pernah mengerti,hingga aku tumbuh jadi seperti ini,pembangkang aku lakukan apa saja yang ingin aku lakukan tanpa dukungan,semangat,doa maupun restu.dan jadilah semua usahaku hanya setengah hasil,,
aku punya cita-cita,
cita-cita hina,sebenarnya aku tak pantas dengan cita-cita dan harapan itu karna sejatinya aku bukan orang baik,aku lah si penuh debu.tapi aku slalu berdoa dan berharap dlam setiap sujudku akan cita-cita ini.aku tak peduli jika tak bersuami aku hanya ingin kaya raya dari hasil keringatku sendiri,ingin kubuat rumah singgah untuk anak-anak jalanan dan lansia,aku hanya ingin merangkul,merawat mereka dan membuat hidup mereka lebih berguna ketimbang jadi GEPENG atau pengamen.aku juga ingin buat ibuku menangis karna hanya naik hajilah yang benar-benar buatnya penangis syukur,ohh iya aku ingin slalu bisa menyediakan semua obat persediaannya.
Tuhan selamatkan anak negri dari kebodohan dan dari kerasnya takdirmu,,
Rangkul bocah-bocah kumal itu dan slalu beri hangat Mu,
biarkan mereka merasakan senangnya bermain,,hangatnya peluk bunda.
uasap air matanya Tuhan,,hilangkan rasa laparnya dan buang rsa sakitnya
begitu juga pada LANSIA amien.
19:11
Herna Rebel





0 comments:
Post a Comment