ini bukan jeritan hati. ini juga bukan hasil observasi. tapi ini kreasi emosi

20101105

KISAH PILU SANG BIDUAN

                      Berita kriminal dinegri ini semakin menjamur,
angka yang fantastis disetiap tahunnya,MEMALUKAN.Ini yang paling bikin geram pelecehan sexual,semakin tak ada harganya nilai kehormatan itu,ato malah semakin rusaknya moral rakyat negri ini.Menjijikan jika melihat tampang-tampang hidung belang mereka,ingin kuludahi saja mukanya.Andaiku yang punya kuasa akan kurajam
mereka,kutonton dengan mata telanjang saat mereka dikuliti,dan kurekam teriakan sipendosa biar sebanding sakitnya seperti yang korban mereka rasakan.Tak ingin direpotkan dengan pemikiran-pemikiran gila ini.Aku harus kembali jalani hariku seperti biasa.Dan ini sudah waktuku berangkat kerja,baiklah harus senyum dan semangat jalani hari.Hari ini aku ingin jalan kaki menuju kantor,hanya ingin menikmati hawa sejuk pagi.Aku berpapasan dengan pesuruh wanita dikantorku Lisa namanya,terlalu cantik dan berani untuk ukuran seorang pesuruh
                 Lekuk tubuhnya tak sepadan dengan umurnya yang masih cukup belia
tergolong berisi dan semok.Dia berjalan gagah,dengan kepala diangkat menuju pangkalan ojek langgananya,Mereka sepertinya akrab sekali dengan Lisa,begitu pula wanita berisi itu,cara bicaranya sangat menantang para pria.Tak pelak sekumpulan tukang ojek pun berebut ingin memboncengkanya dengan gratis.hemm
dasar laki-laki otak selangkang.menjijikan!!!.Kantorku yang hanya 15menit dari rumahku itu pun sudah dekat dan,,,akhrnya sampai juga.Sedikit berkeringat tapi aku sudah siap sapu tangan dr rumah.haus rasanya spertinya ku harus kedapur mengambil air minum.Lagi-lagi gadis itu belum nampak,logikanya berkendaraan pastilah lebih cepat dibanding jalan kaki.Tapi itu bukan urusanku,ku juga sama denganya hanya karyawan.Jam kerja sudah lewat setengah jam,kerjaan sudah mulai berdatangan,tapi kopi kami belum juga datang dimana dia??
                   Ohh itu dia sigadis pesuruh yang cantik baru datang 
dan langsung memasuki kantor manager,aku yakin dia akan kena marah besar situan batak manager kami karna telat.karna ku tau dia sangat disiplin.15menit berlalu Lisa baru keluar dari kantor itu dengan wajah cerah-cerah saja.di ikuti sibatak itu.sambil membenarkan posisi celananya.hemmmm pikiranku semakin jauh dan jahat,Parahnya kejadian itu tak hanya sekali,tapi bisa dibilang sering,setiap kali Lisa telat jam kerja.Dia memang anak emas sibatak bikin teman-teman kantor yang lain pada iri melihatnya.tapi tak penting juga buatku.Saat break datang,saat kita makan,aku malas untk keluar.jadi aku  minta tolong Lisa untuk membelikanku nasi padang kesukaanku.saat ku ingin menemuinya,dilorong kantor ku berpapasan denganya dengan kostum norak dan dandan super tebal seperti penyanyi danggut kampung.Dia menuju kantor si batak,dan beberapa menit berlalu dia pergi dengan mengantongi surat ijin pulang dari si batak.Ah lama-lama menyebalkan kelakuan mereka.Setelah jam kerja usai aku pun pulang dengan teman ku.dia mengajakku pergi nanti malam,sekedar jalan-jalan saja.
                 Malam pun datang aku juga sedang bersiap-siap 
dan menunggu datangnya temanku,itu dia datang dengan motornya dan kamipun bergegas,,kami keliling kota,tanpa tujuan dan berhenti sejenak dikerumunan seperti pasar malem,,ada pertunjukan sulap,mainan anak kecil,penjual makanan,dan panggung dangdut.3biduan dengan kostum yang menantang,dan goyang yang menjijikan,tapi dilihat lagi aku seperti kenal salah satu dari mereka,iya...aku kenal dia,dia Lisa gadis pesuruh itu,ternyata dia juga biduan dangdut,hemmmm menarik sekali jalan ceritanya.Sepertinya masih ada yang belum ku ketahui tentang dia.
Aku menonton acara itu sampai usai hanya untuk menunggu bertemu Lisa,,tapi sayang aku kalah cepat oleh seorang om-om yang menjemputnya pulang,laki-laki itu lebih pantas jadi ayahnya tapi mereka tidak mirip dan kenapa begitu akrab?pikirku,mereka langsung pergi naik motor yang dibawa laki-laki itu,dan aku minta tolong temanku untuk mengikutinya.Mereka melaju kearah motel sederhana
tak habis pikr aku dibuat olehnya.
               "Kamu ingin tau banyak tentang Lisa?"ujar temanku.
Aku terkejut ternyata dia mengenalnya,dan dia pun menceritakan semua tentang dia
Lisa mantan pacar sekaligus tetangga doni teman ku ini.1th mereka berpacaran lalu putus,Lisa korban perceraian ayah ibunya.Ibunya pergi keluar negri untuk menghidupi anak-anaknya,ayah lisa seorang penjudi dan pemabuk tak jarang dia bawa wanita jalang kerumahnya,Lisa sedari kecil bersama ayahnya dan kedua adik laki-lakinya.Tak pelak ia pun sering jadi sasaran nafsu ayahny,bejat moralnya.ia tak dapat mengelak karna waktu itu lisa masih sangat belia dibanding ayahnya yang tergolong bertubuh besar.Pelecehan itupun berlangsung sampai ia dewasa dan Lisa memutuskan pisah rumah dari keluarga dan bekerja dikantor tempat ku bekerja dan sekaligus jadi biduan dangdut.dia juga jadi wanita panggilan karna yang ada diotaknya hanyalah bagaimana cra menghidupi dirinya sendiri,tak peduli itu halal atau haram.baik atau buruk.kisah kelam masa lalunya menjadikan dia jadi seperti sekarang ini.
                  Terkejut memang,miris sekali kisahnya,aku tak pernah
menyalahkannya ato membenarkan perbuatanya.segala sesuatu kembali lagi pada pribadi masing-masing dan biarkan mereka menjalani hidup mereka masing-masing
tanpa harus mengusik,mengganggu,ataupun menghakimi,ini semua sudah ada digariskan.mereka juga manusia biasa,mereka korban pelecehan sexsual,mereka korban kehidupan hina,,berharap semua akan baik-baik saja amien.

0 comments:

Post a Comment