ini bukan jeritan hati. ini juga bukan hasil observasi. tapi ini kreasi emosi

20101104

DIA TEMANKU

                         Disuatu kampus dipinggiran kota surabaya
ricuh,riuh suara obrolan dan tawa para mahasiswa yang sedang melepas lelah dan lapar dikantin kampus.Mereka mulai mengunyah sembari membicarakan apa yang ada.Mulai dari hal penting sampai hal konyol sekalipun.Tak peduli panas terik karna memang terlindungi pohon rindang.Yahhh itulah siklus kantin pada saat itu,sampai pada saat Lea melintas.Semua mata memandang kagum padanya.Terutama kaum adam,entah apa yang ada diotak mereka ahh peduli setan,tak mengurungkan kebiasaan Lea untuk selalu berpenampilan sensual.
                       Lea cantik,sexy,supel,dan fashionable benar-benar
dambaan pria jaman sekarang.Tak pernah ia pakai barang yang non brand,gaya hidup mewah lah yang dianutnya saat ini.Shoping,traveling,clubing,,,,,,,,ect.Entah darimana ia dapatkan semua itu apa dia bekerja diperusahaan terkenal?tidak.Apakah dia anak konglomerat?tidak tau juga,karna memang teman-temannya tak pernah dikenalkan dengan keluarga ato dibolehkan berkunjung kerumahnya.Merekapun tak pernah memaksa untuk hal itu.Dan mereka juga tak pernah membuka pembicaraan tentang itu,Mereka menjaga perasaan dan kenyamanan Lea saja.Karna memang sejatinya Lea adalah teman yanga baik walau sedikit hoby pamer,tapi mereka memaklumi.
                    Sampai saat hari itu datang hari ulang tahun Lea.
Teman-teman ingin beri surprise buat Lea.Mereka cari tau tentang rumah Lea dan akan beri kejutan little party.Pagi itu mulai penelusuran mencari data tentang Lea dari orang kampus dan didapat informasi tentang dia.Cukup jauh dan masuk pelosok kalo menurut alamat itu,,jangankan mobil bahkan motor pun agak susah menjamahnya karna jalan berbatu dan pasti becek kalo hujan.Tapi tidak mengurungkan niat mereka utuk sampai disana.Pencarianpun dimulai,sungguh panas siang itu dan mereka belumjuga sampai di daerah tujuan,saat waktu menunjukan jam 3sore barulah nampak jelas tujuan mereka.Tapi sepertinya seperempat jalan menuju tujuan tak dapat ditempuh dgn mobil.Walhasil mereka harus berjalan.
                  Mereka mulai berjalan kekediaman Lea jalan yang 
benar-benar masih awam,masi benar-benar desa pelosok,tak bisa bandingkan dengan gaya hidup nya yang serba gemerlap.Dan mereka sampai pada satu rumah kecil dan sangat,,sangat sederhana.Ada seorang ibu tua disana keriput,kurus kering dan berpakaian lusuh,merekapunmendekatinya,dan bertanya apa benar ini kediaman Lea.Raut ibu itu seperti ketakutan dan dengan pelan ia jawab "benar ini rumah Lea,kalian siapa dan mau apa dtg kemari"merekapun menjelaskan maksud dan tujuan mereka.Ibu itu lama-lama welcome pada kami karna memang sebenarnya beliau baik dan ramah.Sampai saat Lea datang,dia terkejut setengah mati ada mereka dirumahnya."Ngapain kalian disini?kalian memata-matai aku?apa maksud kalian sebenarnya ?tidak sopan!teriak Lea dengan nada marah.
merekapun mulai menjelaskan apa maksud dan tujuan mereka.Namun Lea tetap marah dan membuang tikar yang ibunya bawa untuk alas duduk teman-teman Lea,,
"apa lagi ini malu-maluin aja,,ibu masuk sana"bentak Lea pada ibunya dan ibunya pun nurut.
                  Kami pulang dengan rasa kecewa dan penasaran
kenapa bisa begitu?ada apa sebenarnya?kenapa Lea harus bohong karna dia selalu bilang bahwa rumah nya adalah lebih besar dari rumah mereka teman-temanya.Tak habis pikir dengan semuanya.Waktupun berjalan kini kami jadi jauh dari Lea.Dan pada malam itu Jane salah satu teman dekat Lea menghabiskan waktu dengan pacarnya di tempat karaoke.Dari jauh dia meliahat seorang wanita mirip Lea,sama persis,"iya dia Lea aku sangat yakin itu Lea"ujar Jane dalam hati.Tapi siapa tua bangka itu?kenapa dia menggerayangi Lea,sepertinya Lea dalam keadaan mabuk berat,Jane semakin penasaran dia datangi mereka dan ternyata itu benar dia.Sampai ia terkajut karna suara keras si tua bangka"hey cewe ingusan apa kamu lihat-lihat?ada yang aneh? minggir!!!!.Jane pulang dengan banyak pertanyaan dikepalanya.yang membuatnya harus bertemu dengan Lea.
                  Dikampus Jane mendatangi Lea dan mulai bicara 4mata
Jane menceritakan semua kejadian dan mempertanyakan semua pertanyaan yang ada dikepala.Seperti ada petir menyambar didepanya mendengar pengakuan Lea
"iya itu aku,dan iya aku jual diri,puas kamu!!!(sambil berteriak) aku lakukan ini karna aku butuh uang,kerja SPG seberapa gaji sih?ga cukup untuk berobat ibuku yang sakit-sakitn,buat makan ,kuliah,beli baju-bajuku,tas,sepatu,aku terpaksa nglakuin ini,karna ga ada orang yang mau jadi pelacur.Jane aku harap setelah ini kita tak usah berteman lagi,kita pura-pura tak saling kenal,biar kita jalani hidup kita masing-masing.Dan aku harap kamu mau jaga semua ini hanya kau dan aku yang tau bye,(jelas Lea sambil bergegas meninggalkan Jane).Kini Jane dan Lea seperti tak saling kenal.Teman-temanyapun tak lagi dekat dengan Lea.mereka jalani hidup mereka masing-masing.

0 comments:

Post a Comment